Perbedaan Reksadana Pasar Uang dan Saham

Sebelum kita membahas mengenai cara memilih reksadana, tentunya penting lebih dulu berkenalan dengan salah satu produk investasi ini. Terutama karena masih banyaknya pengertian tidak tepat bahkan sama sekali salah mengenai reksadana. Beberapa orang bahkan menganggap reksadana tak jauh berbeda dengan saham. Padahal, keduanya tentu berbeda. Selain itu masih ada yang menganggap bahwa reksadana merupakan produk asuransi terbaik. Bukannya sebuah produk investasi.

Selain mengenali apa itu reksadana, tentunya ada beberapa hal lain yang penting diketahui sebelum mengetahui cara memilih reksadana. Salah satunya mengenai apa saja jenis dari reksadana itu sendiri. Pasalnya, nantinya manajer investasi akan menjalankan modal yang diberikan dalam reksadana dalam beberapa portofolio berbeda. Dua diantaranya merupakan reksadana pasar uang dan saham.

Bagi Anda yang masih belum memahami apa itu reksadana pasar uang dan saham, berikut ini merupakan perbedaan antara kedua jenis reksadana tersebut. Tentunya kedua jenis reksadana ini pun nantinya akan membutuhkan produk asuransi terbaik untuk menjamin dana modal Anda.

  1. Reksadana Pasar Uang

Reksadana Pasar Uang atau juga dikenal dengan nama Money Market Fund merupakan jenis reksadana dengan persentase resiko paling kecil. Sehingga bila Anda mencari cara memilih reksadana dengan resiko kerugian terkecil, pasar uang atau Money Market Fund layak jadi pertimbangan. Jenis reksadana ini memiliki jangka jatuh tempo selama satu tahun.

Sesuai dengan namanya, reksadana pasar uang atau Money Market Fund akan berinvestasi di pasar uang. Instrumen investasi dari jenis reksadana ini antara lain time deposit (deposito berjangka), Sertifikat Bank Indonesia (SBI), certificate of deposit (sertifikat deposito), Surat Berharga Pasar Uang (SBPU) serta juga berbagai jenis pasar uang lain.

  1. Reksadana saham

Seperti juga namanya, reksadana saham atau Equity Fund. Dibandingkan dengan jenis reksadana lain, reksadana saham atau Equity Fund memberikan keuntungan terbesar serta dalam jangka waktu pendek. Walau pun resiko untuk Equity Fund ini pun yang paling tinggi dibandingkan jenis reksadana lainnya. Selain itu juga dibutuhkan 80 persen dari aktiva untuk jenis reksadana ini.

Perbedaan Reksadana Pasar Uang dan Saham | Makka El Fatih Setiawan | 4.5